Banyak kaum milenial mengalami syndrom bangun pagi-pagi buta di tiap harinya. Jika sudah merasa nyamannya dengan kehanggatan selimut, badan serasa tak ingin beranjak dari empuknya busa kasur tempat tidur.
Jika pun terdengar alarm jam meja atau pun suara adzan shubuh, sebagian ada yang bangun dan sebagian yang lain masih semangat melanjutkan mimpi yang menorehkan lukisan air iur di bantal. Meski demikian, tak sedikit orang yang benar-benar sadar akan nikmatnya bangun pagi-pagi terutama sebagian orang yang menginjak usia kisaran 40 keatas. Diantara kenikmatan bangun pagi adalah menunjang dalam menjaga kesehatan jasmani.
Bangun pagi-pagi akan terasa segar di badan karena tubuh mendapat asupan oksigen yang jernih yang belum dicemari oleh polutan-polutan dari limbah revolusi industri. Sehingga tubuh yang mendapat asupan positif akan terhindar dari sifat malas bergerak. Tubuh yang aktif diperoleh dari asupan yang positif yaitu udara jernih dan fikiran menjadi tenang.
Thursday, 9 January 2020
Wednesday, 8 January 2020
Mengejar Rezeki
Bangun pagi-pagi buta, diawali dengan sholat shubuh yang bersambut dengan riweh dalam berkutat di dapur. Mempersiapkan aktivitas seharian kedepan agar terlaksana dengan baik. mencuci piring hasil makan malam, menyiapkan menu sarapan dan mempersiapkan perbekalan kerja.
Begitu dan seterusnya dalam mengisi hari demi hari sampai tak terasa waktu berlalu bagai semilir angin yang menyisir wajah. Terasa dingin iliran angin menghembus dan akan cepat menghilang. Begitu pun dengan waktu.
Dalam Firman Allah SWT:
وَمَا مِنْ دَابَّةٍ فِي الْأَرْضِ إِلَّا عَلَى اللَّهِ رِزْقُهَا
Artinya:
Tidak ada satupun yang bergerak di muka bumi ini kecuali Allah yang menanggung rizkinya. (QS. Hud: 6)
Dalam konsep ini, kita dapat mengambil hikmah bahwa tiap-tiap makhluk hidup sudah mendapatkan jatah rezeki yang telah ditetapkan oleh Allah SWT.
MEMASUKI TAHUN 2020
Assalamualaikum Tahun 2020Tahun 2020 dimana kini waktunya mengawali langkah demi langkah yang telah terlewati dengan mengisahkan banyak cerita yang tak terlupakan.
Tahun 2020 semoga menjadi Tahun perjalanan dalam pencapaian puing-puing impian agar menjadi kenyataan.
Terlalu banyak kisah sebelum 2020 jika kutuangkan ke dalam kuali besar. Oleh karenanya, kisah-kisah itu kan menjadi kenangan masa lalu bagaikan mimpi dikala malam. Sebagian kan bisa dijadikan pelajaran dan hikmah untuk mengisi tahun 2020 mendatang.
Tema 2020 akan terisi dengan Hal-hal Pembaruan dalam berbagai aspek. Pembaruan yang positif akan mendatangkan hal yang positif. karena dia akan menuai hasil yang sesuai dengan yang ia tanam.
Banyak kritikan-kritikan yang menggelitik untuk merekahnya inspirasi dalam berkarya. Didasari oleh paksaan, menjadi dorongan untuk bisa lebih menjadi insan yang lebih maju dan berkualitas. Dengan berfokus pada niat dan tujuan, Inshallah semua kan bisa terlaksana dengan baik. Aamiin...
Saturday, 27 February 2016
Im Back
Im back again.. ^_^
Bener-bener kelewatan dah,,, Setahun lebih ku gak nulis.. Busyeeeettttt... kenapa yak??
Liat blog sendiri rasanya malu. Maluuuu banget..Hibernasi ato emang udah mati nih.. kalo dah mati, trus nih yang lagi nulis sapa? wkwkwk..
Dari musim ujan tahun lalu, kini dah nongol lagi di musim ujan tahun ini.. Hmmmm
Bener-bener dech
Emang, bulan-bulan di tahun kemarin, emang lagi fokus ma kegiatan di Dafi. Hobi nulis lagi kalah ama kegiatan sehari-hari. lagi keasyikan bermain di darul Fikri. hehehe
yang penting semua itu diniatkan dalam kebaikan hanya untuk membunuh waktu dengan hal-hal yang positive yang terbungkus dalam wadah IBADAH.
Subscribe to:
Posts (Atom)


